halo guyz......
klo di tulisan yang lalu gua udah ngebahas 'bout malpraktek, now gua bakalan ngebahas 'bout euthanasia. bagi yang blum tau euthanasia gua akan explain dikit buat kalian. euthanasia is sebuah cara kematian yang dibantu oleh dokter dengan permintaan pasien sendiri ato keluarganya karena pasien dalam keadaan vegetative in persistent. kematian sendiri itu divided to 3 part. orthonatashia ( kematian yang wajar), dysnatashia ( sue cide, homi cide,..), n euthanashia. sampai saat ini euthanasia masih menjadi dilema bagi berbagai negara di dunia. tanggapan masyarakat pun macem2. ada yang pro juga ada yang contra.
bagi masyarakat yang pro, pemikiran mereka didasari dengan rasa hati nurani/kasihan kepada mereka yang tidak jelas status hidupnya. bagi mereka yang kontra, they believe that only God can determine hidup mati seseorang. few years ago, euthanashia ini menjadi kasus yang hangat.
yang menjadi masalah sekarang, if a human have a right to life, does it mean that she/he have a right to die too??????
ya, apakah manusia memiliki hak untuk mati??? waduh klo udah begini bakalan jadi ribet! hak untuk mati coy.....
hmma, gua mau kasih tanggapan ni. dosen gua bilang (beliau adalah seorang dokter spesailis forensik lulusan ui yang juga seorang sarjana hukum) klo hak itu selalu dibarengi dengan kewajiban. jadi klo ada hak hidup berarti ada kewajiban hidup. so, klo ada untuk mati apakah ada kewajiban mati???
bukankah mengakui hak untuk mati brarti memberi kesempatan kepada mereka yang hidup untuk bisa mati sesukanya pula?
menurut gua sih, hak untuk mati itu bukanlah sesuatu untuk dijawab tetapi lebih cocok menjadi sesuatu yang dipertanyakan!
Indonesia sendiri tidak mengakui adanya hak untuk mati.
ol let's back to euthanasia. Euthanasia ada yang pasif, ada yang aktif. yang aktif terbagi lagi aktif langsung dan aktif tak langsung. In case, misalnya ada seorang pasien yang sakitnya tak tertahankan, n nyawanya hanya bergantung alat2 artifisial apakah hidupnya secara hati nurani masih bisa dipertahankan????? jawabannya kembali kepada anda.
tapi dokter di Indonesia pastilah akan berpikir 1000 kali untuk melakukan euthanasia karena dia bakalan melanggar sumpah jabatannya
"saya akan menghargai hidup insani mulai dari pembuahan"
hukum pidana di Indonesia yang mengatur 'bout euthanasia adalah pasal 344 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.
wah.... wahh.....
maz matthew, klo keluarga yang minta gimana???
ato mungkin pasien sendiri yang minta gimana?????
klo begitu, tetep gak boleh dilakukan euthanasia, karna adanya hukum yang berlaku Indonesia. klo dokter nekad, ya siap2 aja bakalan make baju garis hitam putih 12 taon....
wekzzz....
FYI, banyak juga negara2 laen yang ngebolehin euthanasia,
misalnya cekoslowakia, belanda, jepang, uruguay, USA (?),...... tapi dengan syarat2 tertentu.
comment gua sih, GAK BOLEH EUTHANASIA coz hal ini menyangkut sumpah jabatan n murder"....
ngeri ah, semoga waktu gua udah jadi dokter gak bakalan ngadepin kasus like this.
hidup aesculap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar